featured

Perayaan Pe Cun di Kelenteng Empe Pe Cun

11:36 PM

Perayaan Pe Cun di Kelenteng Empe Pe Cun
 (Karawaci,  Kota Tangerang)


Kelenteng Empe Pe Cun merupakan salah satu kelenteng yang bersejarah bagi masyarakat Tionghoa di daerah Tangerang. Asal mula, sekitar tahun 1850 nenek buyut dari Bapak Rudi A.Kuhu mengambil sepotong kayu yang lewat di Sungai Cisadane, pada masa itu orang-orang masih memasak dengan menggunakan kayu bakar. Setelah beberapa hari kemudian, sewaktu potongan itu dijemur, nenek buyut Bapak Rudi A. Kuhu bermimpi bahwa potongan kayu tersebut minta untuk ‘dirawat’, sehingga dibuatkanlah sebuah gubug (rumah dari tiang bambu yang menggunakan atap rumbai) untuk menyimpan potongan kayu tersebut.
Pada tahun 1911, Perahu Papak Hijau yang patah ditengah dalam perlombaan Peh cun diletakkan pula di tempat keramat tersebut yang sekarang ini dikenal dengan sebutan Empe Peh cun. Maka jadilah sebuah Kelenteng bernama Kelenteng Empe Pe Cun yang berada di Karawaci, Kota Tangerang.


Pada saat perayaan Pe Cun biasanya akan ada banyak warga Tionghoa yang datang ke kelenteng ini untuk bersembahyang. Tahun 2016 ini, acara di Kelenteng Empe Pe Cun sudah diadakan sejak tanggal 3 Juni 2016, tepat 6 hari sebelum puncak perayaan Pe Cun sampai tanggal 9 Juni 2016. Biasanya di tempat ini akan ada banyak acara sebelum memasuki puncaknya tanggal 9 Juni 2016, seperti penampilan Gambang Kromong, acara kuliner, liong, barongsai, nyanyian, menari dan acara lainnya.




Hingga pada malam menuju tanggal 9 banyak orang datang untuk bersembahyang, wangi hio yang semerbak menyebar ke seluruh penjuru dan banyaknya lilin yang menyinari kelenteng ini. Biasanya malam menuju hari Pe Cu nada sekelompok orang yang membacakan Keng, diakhiri dengan acara puncak pemandian Perahu Pe Cun pukul 24.00 oleh sekelompok orang yang membacakan Keng tadi, air yang digunakan sangat harum. Kemudian setelah itu airnya diambil oleh masyarakat dengan menggunakan kain yang telah dipersiapkan oleh pihak kelenteng, kain dicelupkan ke dalam air bekas pemandian tadi kemudian diperas baru dimasukan ke dalam botol.Air yang didapat biasanya di campurkan dengan air yang ada di kamar mandi  dengan tujuan di hari Pe Cun ini berharap akan terus mendapatkan keberuntungan dan keberkahan setiap saat.




Perayaan Pe Cun yang sudah merupakan pesta rakyat bagi semua warga Tionghoa tak terkecuali bagi agama apapun menarik banyak kalangan untuk datang ke Kelenteng ini. Ada yang semata-mata untuk melihat Barongsai, Liong ataupun Gambang Kromong dan acara lainnya. Dan ada juga yang memang bertujuan untuk sembahyang memohon berkah. Semua warga bisa ikut bersuka cita menyambut hari raya Pe Cun ini yang dirayakan dengan memakan bacang dan kue cang.


Salam Chi Chong Fan

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts